Heumm...malem ini gue ga bisa tidur lagi.
biasalah..insomnia! tapi ada satu hal yang menguras pikiran dan batin gue. Ayu.
Nama itu lagi yang terlintas dipikiran gue. Bukan kali ini saja gue menulis
namanya dalam cerita gue. Sebelumnya gue juga menggoreskan namanya dalam cerita
gue. Ayu memang style dalam setiap alur cerita. Ketauan deh,,gue pake namanya
jadi tema cerita.
Judulnya “seindah cinta ayu”,,kenapa gue kasih
judul seindah cinta ayu? Bukan seindah cinta yeye. Seindah cinta haryo. Seindah
cinta danang. Seindah cinta priscil. Seindah cinta mitha. Seindah cinta brian.
Atau seindah cinta majid?
Karena dialah wanita terindah dalam hatiku. Saat
ini. Hanya dia,tak ada yang lain. Banyak cowok maupun cewek. Banyak nama cewek
maupun cowok yang singgah dalam hidupku. Tapi hanya dia yang namanya slalu aku
tulis dalam setiap kata,kalimat yang kurangkai dalam cerita. Ayu. Nama itu
slalu memberikan inspirasi untuk menulis. Nama itu selalu menjadi tema dalam
cerita yang ingin aku tulis. Nama itu begitu indah terdengar ditelingaku. Nama
itu begitu harum. Nama itu selalu menghiasi hari-hariku. Menemaniku dalam
setiap berakitivitas. Membangunkanku saat pagi hari. Dan hadir dalam
mimpi-mimpiku saat aku mulai terlelap.
Gue belum cukup lama mengenal dia. Gue ga tau
siapa dia. Sebenarnya dia. Gue belum pernah melihat wajahnya. Gue belum pernah
mendengar suaranya. Gue belum pernah bertemu dengannya langsung. Gue ga tau
kenapa gue suka dia. Padahal gue ga tau apa-apa tentang dia. Bener-bener gue ga
tau apa-apa. Walaupun gue ga tau apa-apa,tapi ada hal yang gue tau. Gue suka
dia. Gue sayang dia. Gue nyaman sama dia. Lho kok bisa..?kan belum kenal
banget. Belum pernah bertemu langsung lagi. Jangan Tanya mengapa. Perasaan ini
sulit diungkapkan dengan kata-kata. Hati yang tau. Orang mungkin tak pernah
mengerti. But this is my feeling. Ada pepatah tua mengatakan “cinta memang
buta”. Itu betul. Sekarang ini sedang gue alami cinta buta. Mungkin banyak
orang mengalami cinta buta,sama hal nya seperti gue. Contohnya,gue punya temen
namanya dyah. Tinggal di Jakarta.Dia lagi deket sama seseorang anak Surabaya.
Jakarta-surabaya,lumayan jauh kan..
Lagi pedekate nih ceritanya. Dyah kenalan sama
doi nya hanya lewat media elektronik (hp) dan jejaring social facebook. Belum
pernah bertemu langsung.Dia sering tlpn dan sms doinya. Ketika telpon darinya
ga diangkat-angkat. Sms juga ga dibales-bales. Dyah merasa bete dan jenuh. Dia
curhat ama gue,dan gue bilang “kayaknya lo udah jatuh cinta beneran sama doi lo”. Dyah jawab “hahahaaa..tau deh
namanya apa. Gue ga tau mukanya,ga tau yang dia ceritain bener apa bohong dan
ga tau kenapa gue suka padahal gue ga tau apa-apa tentang dia. Cinta emang buta,bro”
Tuh kan bener. Cinta memang buta,bro. bagi
sebagian orang.
Pada hakekatnya,gue ga tau definisi cinta.
Pengertian dari cinta itu sendiri. Asal muasal cinta. Bentuk cinta seperti apa.
Pada kamus umum bahasa Indonesia yang gue baca,tidak dijelaskan apa pengertian
cinta. Lalu gue mencoba membaca kamus bahasa inggris. Disitu juga tidak
terdapat pengertian love. Sudah banyak sumber bacaan yang gue baca Cuma untuk
mencari arti kata cinta. Sudah banyak teori-teori cinta yang gue pelajari tapi
gue masih belum mengerti dan paham apa arti kata cinta itu sendiri. Gue ga bisa
memegang cinta. Gue ga bisa mencium bau cinta seperti apa. Kalo bau tai
kucing,masih bisa gue endus. Tapi ada satu hal yang sedikit gue tau tentang
cinta. Cinta memiliki rasa. Manis,asam,pedas,asin . . . .
Nah,,rasa manis cinta itu yang saat ini sedang
gue rasakan. Gue merasakan rasa manis cinta ketika gue jatuh cinta dengannya,ayu.
Gue bener-bener jatuh cinta sama ayu. Gue jatuh cinta untuk kesekian kalinya.
Mudah-mudahan ga patah hati juga tuk kesekian
kalinya. Mudah-mudahan. Kali ini aja cinta gue ga bertepuk sebelah
tangan lagi. Kali ini aja . .izinkan gue merasakan pacaran sama orang yang
bener-bener gue suka . .*NGAREP.COM.
Entah kenapa rasa ini begitu indah. Indah
banget. Membuat gue terhanyut mimpi. Mungkin..eh bukan mungkin. Ini bener-bener
nyata. Perasaan gue nyata adanya. Gue bahagia saat mencintai ayu. Entah kenapa gue
nyaman sama dia meskipun gue belum pernah bertemu dengannya. Setiap hari slalu
gue bayangkan sosok ayu. Berharap suatu saat nanti gue bertemu dengannya.
Dengan cara yang indah. Gue ga mau memaksakan diri. Cinta itu butuh waktu.
Biarin mengalir aja.
Takdir yang bisa menjawab. Dalam lantunan
doa,gue minta agar kita dipertemukan kelak. Cinta takkan kemana-mana-kata petra
sihombing. Kalau ayu memang cinta dan milik gue,dia takkan pergi kemana-mana.
Walaupun sekarang-sekarang ini hubungan gue dan dia lagi ga harmonis. Tapi
kalau ayu bukan cinta dan milik gue,,silahkan pergi . . .gue ikhlas dan gue
cari cinta yang lain.
Suatu hari di rumah ayu . . .
Pemain: tamtam,ayu
Sutradara: mitha
Tamtam: ayu,,ayu,,
Ayu
:napa say?
Tamtam :aku pengen deh ketemu doraemon
Ayu
: hmmm untuk apa?
Tamtam : mau pinjem pintu ajaibnya sebentar
Ayu
: buat apa tuh pintu ajaib?
Tamtam : buat buka hatimu untuk ku
Ayu
:ihhh . . .kamu! bisa aja. Jadi malu . . .(muka merah-merah gitu)
Dear ayu:
“Apapun juga akan kulakukan untuk menunjukkan
cintaku padamu. Aku menemukan cinta kita sedalam samudra,setinggi bintang dan
seluas langit. Walaupun sampai hari ini aku belum memahami rahasia tersembunyi
hatimu. Tapi akan kucoba. Telusuri rahasia hatimu dengan segenap rasa yang
kumiliki”